Skip to content
Naluri2 min read

Tips Puasa Jika Memiliki GERD atau Maag

Umat Muslim yang menderita penyakit maag atau GERD memiliki banyak kekhawatiran ketika bulan puasa tiba, karena mereka harus menyeimbangkan kesehatan dan kewajiban agama.

Saat berpuasa, kasus sakit perut terjadi tidak hanya pada orang yang memiliki gastritis tetapi bahkan pada mereka yang tidak; semua itu karena kebiasaan makan kita. Menyesuaikan waktu makan dan pilihan makanan dapat membantu kamu menghindari sakit perut.

Berikut adalah beberapa tips berpuasa untuk gastritis atau GERD untuk mengurangi risiko komplikasi:

 

1. Hindari pemicu yang umum

  • Berpuasa meningkatkan kadar asam lambung. Penting untuk memvariasikan asupan makanan dan termasuk cukup nutrisi esensial untuk tubuh kamu dalam makanan kamu - karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan serat.

  • Hindari beberapa pemicu umum: makanan olahan, berlemak, digoreng dalam minyak banyak, pedas, asam, asin, berkafein, dan makanan yang mengandung asam. Hal ini karena jenis makanan tersebut cenderung mengiritasi saluran pencernaan. Ingatlah bahwa keseimbangan dalam mengonsumsi makanan ini penting dan pemicu tersebut berbeda untuk setiap orang.

  • Cobalah untuk mengurangi konsumsi gula, karena gula berubah menjadi lemak, yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan kadar kolesterol. Hal ini juga dapat memperlambat pencernaan dan memicu refluks asam.

 

2. Makan dengan perlahan dan mindfully

  • Kunyah makanan kamu dengan perlahan dan grindi agar perut kamu membutuhkan sedikit jus lambung untuk mencerna makanan. Ini akan memudahkan perut kamu dan memastikan kamu makan dengan perlahan dan sedikit. Jangan lupa bahwa perut memerlukan waktu 20 menit untuk memberi tahu otak kamu bahwa kamu kenyang.
  • Makan dengan cepat juga cenderung menyebabkan kamu menelan udara, yang menyebabkan kembung.
  • Meletakkan porsi makanan yang lebih kecil dan sedang di piring kamu adalah ide yang baik untuk membatasi asupan makanan kamu, terutama saat berbuka.
  • Kami menyarankan untuk makan kurma dan makanan ringan selama berbuka sebelum sholat maghrib dan makanan utama kamu setelah sholat.

 

3. Hindari melewatkan sahur

  • Tubuh kamu memerlukan makanan untuk memberikan energi tahan lama sepanjang hari, lebih baik dalam karbohidrat kompleks dan serat. Namun, jika kamu tidak merasa lapar, kami menyarankan untuk makan kurma dan minum susu atau air. Kurma kaya akan antioksidan dan serat pangan yang secara efektif mencegah ulkus lambung.
  • Hindari tidur setelah sahur untuk mencegah gangguan pencernaan dan heartburn. Berbaring setelah makan bisa menyebabkan asam lambung masuk ke kerongkongan dan memicu refluks asam.

 

4. Minum air yang cukup

  • Minimal 8 gelas per hari sangat penting, bahkan ketika berpuasa. Minumlah banyak air saat sahur dan berbuka. Minum air sebelum tidur memungkinkan tubuhmu menyesuaikan kembali level cairan untuk keesokan harinya.
  • Ingatlah untuk minum dalam posisi yang benar dan tidak pernah minum saat berbaring atau bersandar.

 

5. Terus mengonsumsi obat

  • Untuk mereka yang mengonsumsi obat dalam jangka panjang - diskusikan rencanamu dengan doktermu selama Ramadan.
  • Teruslah mengonsumsi obat-obatan bebas seperti antasida, antihistamin, dan inhibitor pompa proton selama sahur jika diperlukan. Obat-obatan ini dapat mengurangi produksi asam lambung, mencegah kembung, gangguan lambung, dan sakit maag.
  • Jika rasa sakit tidak tertahankan, hentikan puasamu dan minum obat yang diperlukan - ingatlah, menjaga kesehatanmu tetap menjadi kewajiban. Islam tidak memaksa berpuasa bagi mereka yang tidak mampu melakukannya.

 

Artikel berikut ditulis oleh Pelatih Kesehatan Mental Naluri. Naluri mendukung kamu untuk memiliki kebiasaan hidup sehat, mencapai tujuan kesehatan yang bermakna, dan menjadi lebih sehat dan bahagia melalui pelatihan yang personal, program terstruktur, pembelajaran mandiri, dan alat-alat kesehatan. Download aplikasi Naluri hari ini atau kirim email ke hello@naluri.life untuk informasi lebih lanjut dalam memanfaatkan pelatihan kesehatan digital dan terapi untuk menjadi versi dirimu yang lebih sehat dan bahagia.

You may also like